Rabu, 01 Juni 2011

Beberapa Pertanyaan tentang SAP :

Apakah SAP R/3 itu?
SAP atau SAP R/3 adalah aplikasi ERP terbesar di dunia dan begitu juga di Indonesia. SAP faktanya memegang lebih dari 80% ERP application di Indonesia.

SAP dipakai dimana saja?
SAP dipakai hampir disemua lini industri, walaupun awalnya dirancang untuk manufacturing industri. Sehingga tahun 90-an awal Astra Intl, Toyota, Indofood termasuk perusahaan perusahaan pionir untuk implementasi SAP di Indonesia. Meskipun demikian Banking dengan Core Banking-nya, atau Telco dengan Billing Systemnya, tetap bisa menggunakan SAP ini karena system modularnya yang bisa dipakai.

Apa saja isi SAP itu?
Sebagai sebuah aplikasi ERP, SAP termasuk sangat lengkap. Dulu programmer – programmer kita umumnya hanya membuat satu modul saja, misalkan Sistem Informasi penggajian, SI. Keuangan, SI. Perencanaan. Tapi SAP menggabungkan semuanya dari ujung-ujung. Yang artinya, detik ini warehouse department di Sidoarjo mengeluarkan barang (good issue), manajer accounting di headoffice di Cakung Jakarta sudah bisa melihat movement barangnya.

Modul apa saja yang dimiliki SAP?
SAP pada dasarnya menyediakan semua solusi untuk semua fungsi dalam perusahaan, dalam industri manapun. Tapi pada umumnya modul SAP yang sering dipakai adalah:

  • FICO (Financial Controlling)
  • SD (Sales & Distribution)
  • MMPP (Material Management, Production Planning)
  • HR (Human Resources)

Dimana saya bisa mulai?
Kita bisa belajar di SAP partner seperti Asaba, Perdana dkk dengan charge $5000/modul, untuk pelatihan kurang dari seminggu. Mahal sekali? ya memang mahal sekali beberapa trainingnya malah harus di luar Indonesia.

Dibandingkan software lain pun, training SAP memang termasuk paling mahal. Training Oracle di Oracle University berkisar $1000, SQL Server di Iverson berkisar $1000.

Cara paling gampang bagaimana?
Masuk di perusahaan yang menggunakan SAP, jadi implementor SAP, auditor SAP atau apapun yang berhubungan dengan SAP. Baru kita bisa belajar dengan mudah. Coba tanyakan veteran SAP yang ada sekarang? kenapa mereka bisa belajar SAP? menjadi pakar SAP? pastinya karena mereka ada pada saat implementasi SAP.

Astra adalah contoh paling mudah, veteran implementor SAP di Astra sekarang tersebar dimana-mana. Mereka dianggap implementor yang paling berpengalaman dengan SAP. Mudah, karena mereka mengalami periode implementasi yang kompleks itu.

Adakah pelajaran SAP dikampus?

Ada, beberapa kampus sudah memasukkan mata pelajaran SAP ini di kuliahnya, mulai dari FEUI, FEUII, Unpad (CMIIW), POLTEKPOS, dll

Apa hubungan SAP dan Jerman?
Pendiri SAP adalah orang-orang dari IBM Jerman, akibatnya aplikasi ini banyak menggunakan istilah Jerman seperti penamaan field, function dan istilah lainnya. SAP sendiri membawa karakter Jerman yang kaku dan robust (kuat) dalam hal design functional. Banyak orang yang mengeluhkan SAP tidak user friendly.

Siapa saja kompetitor SAP?
Oracle Finance adalah salah satu kompetitor terdekat dari SAP.

Sumber :

http://priandoyo.wordpress.com/2007/03/30/belajar-sap-r3-dari-mana/

<!--[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

Artikel dikompilasi oleh :
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management). e-mail ke : kana_ati@yahoo.com atau kanaidi@poltekpos.ac.id

Butuh Artikel/Jurnal Lainnya ?, click di :

SAP di Politeknik Pos Indonesia

Sejak tahun 2010 sudah dilakukan sertifikasi SAP bagi para dosen di Politeknik Pos Indonesia. Dalam tahun itu juga telah diikutsertakan sejumlah dosen dalam sertifikasi SAP Fundamental dan telah berhasil LULUS SERTIFIKASI SAP sedemikian banyak dosen yang sudah berhak menyandang sebagai Instruktur/Pengajar/Pemateri SAP Fundamental. Dari kegiatan tersebut juga telah dilakukan sertifikasi terhadap para mahasiswa Politeknik Pos Indonesia... Alhamdulillah telah berhasil LULUS SERTIFIKASI sekitar 450 orang mahasiswa.
Yang lebih membanggakan lagi, sejak tahun 2010 itu sampai saat ini SAP sudah dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran di tiap jurusan yang ada di Politeknik Pos Indonesia.
Terlebih lagi, saat ini telah banyak juga para dosen Politeknik Pos Indonesia yang LULUS SERTIFIKASI SAP Lanjutan, berupa :
  1. AC010 – Business Processes in Financial Accounting
  2. AC040 – Business Processes in Management Accounting (Controlling)
  3. HR050 – Business Processes in Human Capital Management
  4. SCM500 – Business Processes in Procurement
  5. SCM600 – Business Processes in Sales Order Management
  6. SCM100 – Planning Overview
  7. SCM300 – Manufacturing Overview
  8. ADM100 – SAP Web AS Administration I
  9. BC400 – ABAP Workbench.

Info Pengenalan SAP (System Aplication and Product)


SAP (System Aplication & Product), dimulai pada tahun 1972 oleh lima mantan karyawan IBM di Mannheim, Jerman, menyatakan bahwa itu adalah perangkat lunak antar-perusahaan terbesar di dunia dan terbesar keempat sebagai pemasok software independen di dunia, setelah Microsoft, IBM, dan ORACLE dalam kapitalisasi pasar.

Kata SAP awalnya berasal dari bahasa Jerman: Systeme, Anwendungen, Produkte, yang akhirnya dinamakan "System Aplication and Product". Ide awalnya adalah untuk menyediakan pelanggan dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan database perusahaan secara umum dalam berbagai aplikasi yang komprehensif.

SAP baru-baru ini menyusun kembali penawaran produk melalui Web interface yang komprehensif, yang disebut mySAP.com, dan menambahkan aplikasi baru e-bisnis, termasuk manajemen hubungan pelanggan (CRM) dan manajemen rantai pasok (SCM).

Saat ini, SAP merupakan pemimpin pasar penyedia solusi piranti lunak bisnis. Saat ini, lebih dari 47.800 perusahaan di lebih dari 120 negara menjalankan aplikasi piranti lunak SAP®, mulai dari solusi untuk usaha kecil menengah hingga solusi untuk perusahaan berskala besar / organisasi global. Didukung oleh platform teknologi SAP NetWeaver™ untuk mendorong inovasi dan memungkinkan melakukan inovasi bisnis, Solusi SAP™ Business Suite membantu perusahaan di seluruh dunia meningkatkan hubungan ke pelanggan, kolaborasi dengan mitra, serta menciptakan efisiensi di seluruh operasional bisnis mereka. Solusi SAP mendukung proses bisnis unik untuk lebih dari 25 segmen industri, termasuk pendidikan, perbankan, ritel, otomotif, telekomunikasi, produk konsumen dan lain-lain. Di Indonesia, banyak perusahaan besar, menengah dan kecil yang telah mengimplementasikan SAP serta memperoleh manfaat dari implementasi aplikasi SAP.

SAP menggunakan bahasa pemrograman generasi keempat yang dinamakan Advance Business Application Programming (ABAP). ABAP mempunyai banyak fitur dari bahasa pemrograman modern lainnya seperti Visual Basic dan Power Builder.

SAP graphical user interfaces (SAPGUI) berjalan pada Windows / NT / Unix / AS400. Tampilan dari SAP menggunakan Windows Explorer Screen Format (semua Menu terletak pada sisi kiri layar).

IBM adalah perusahaan teknologi infomasi terkemuka di dunia yang menyediakan berbagai macam solusi terintegrasi, baik produk hardware maupun software, serta service yang unggul di dunia. IBM memimpin dalam menciptakan, mengembangkan, dan memproduksi teknologi informasi yang paling mutakhir dalam bidang computer systems, software, networking systems, storage devices, dan microelectronics. Dengan lebih dari 388.000 pegawai di seluruh dunia, IBM merupakan perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia. IBM berada di lebih dari 170 negara dan memiliki 8 laboratorium pengembangan di berbagai lokasi di dunia.

TUJUAN PENGGUNAAN SAP

Untuk mengurangi jumlah biaya dan waktu yang digunakan untuk mengembangkan dan menguji semua program-program yang ada dalam satu perusahaan.

Untuk itulah kebanyakan perusahaan akan mencoba untuk menggunakan tool yang tersedia dalam SAP.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN SAP

Keuntungan dari penggunaan SAP adalah SAP mempunyai level integrasi yang sangat tinggi antara aplikasi-aplikasi individu sehingga menjamin konsistensi data terhadap system dan perusahaan implementator.

SAP merupakana table drive customization software.

Sehingga perubahaan persyaratan bisnis dapat dilakukan dengan cepat menggunakan sekumpulan program umum.

Penambahan program sumber menggunakan User-exits

Perangkat seperti variasi layar untuk melakukan pengesetan terhadap atribut field baik itu untuk disembunyikan, ditampilkan atau menjadikan field utama.

BIDANG KARIR DALAM SAP

Functional,

Berhubungan dengan fungsi ERP, biasanya orang dengan latar belakang keuangan (untuk modul FICO), orang berlatar belakang HRD (untuk HR), ataupun orang teknik(untuk modul PP, PM) atau bahkan orang di luar bidang ilmu terkait bisa menjadi functional. Modul Functional berhubungan dengan design business process dari ERP. Persoalan design ini penting, karena proses pembelian barang pada pabrik Mobil dengan pabrik Motor tentunya memiliki flow yang berbeda.


ABAPer,

Dengan nama lain programmer, inipastinyadiisi oleh orang-orang berlatar belakang programming. ABAPER bertugas membuat report / customi akan sistem SAP. ABAP merupakan bahasa pemrograman sendiri yang dibuat oleh SAP.

Basis,

Basis mudahnya adalah system administrator. Basis inilah yang membuat user, membuat roles & profiles, mengatur security parameter, mengatur scheduling, set up system dan pekerjaan admin lainnya.

Sumber :

http://www.google.co.id/search?hl=id&biw=1024&bih=578&q=Apa+SAP+System&aq=f&aqi=&aql=&oq=

http://searchsap.techtarget.com/definition/SAP

Artikel lengkap dikompilasi oleh :
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management). e-mail ke : kana_ati@yahoo.com atau kanaidi@poltekpos.ac.id

Butuh Artikel/Jurnal Lainnya ?, click di :

Selasa, 31 Mei 2011

Sebenarnya Apa Sih ERP Itu? Plus Apa Manfaatnya?

ERP alias Enterprise Resources Planning atau Sistem Perencanaan Sumber Daya Perusahaan adalah aplikasi perangkat lunak komputer yang terintegrasi dan menyeluruh.

Secara arsitektural sistem, ERP dikembangkan berdasarkan modul-modul fungsional yang meliputi seluruh aspek sumber daya di dalam sebuah perusahaan/organisasi.

Secara historis, ERP berasal dari metamorfosis dari MRP (Manufacturing Resources Planning) yang diarahkan untuk kelompok usaha manufaktur.

Seiring dengan perkembangan teknologi, manajerial dan bisnis maka MRP pun berubah menjadi ERP. Istilah ERP sendiri diperkenalkan pertama kali oleh Gartner Group.

Lantas manfaat apa saja yang bisa kita dapatkan dari penerapan sistem ERP? Atau modul-modul standar apa saja yang biasa terdapat dalam sistem ERP?

Secara teknis sebenarnya ERP berfungsi memadukan berbagai sistem informasi yang tersebar di masing-masing departemen (unit fungsional) di sebuah lembaga.

Dengan adanya sistem yang terpadu tersebut maka masing-masing unit fungsional dalam lembaga tersebut dapat saling berbagi data dan informasi yang pada akhirnya meningkatkan sinergi antar elemen di perusahaan yang menerapkannya.

Perlu diingat bahwa ERP bukanlah aplikasi perangkat lunak komputer yang berfungsi menangani data secara elektronik dan memprosesnya secara terperinci saja.

ERP memiliki keunggulan dalam menyajikan informasi analitik kepada para pemegang keputusan melalui modul OLAP (online analytical processing).

Sehingga jika dilihat dari sisi fungsional sistem, ERP dibagi atas modul OLAP dan OLTP (online transaction processing).

Modul OLTP adalah lapis (layer) yang berfungsi menangani proses pemasukan (input), ubah (update) dan hapus (delete) dari setiap data ke dalam rekam (record) tabel yang saling terkait dalam suatu basis data.

Misalkan saat memasukkan data penjualan maka sistem OLTP akan melakukan verifikasi ke tabel pegawai untuk memastikan otoritasnya, penelusuran apakah pelanggan tersebut adalah langganan yang sudah terdaftar sehingga berhak atas potongan harga, memeriksa apakah ada program harga khusus dari sistem informasi akunting hingga akhirnya data tersebut direkam dalam tabel penjualan.

Sedangkan modul-modul standar yang biasanya terintegrasi di dalam suatu sistem ERP setidaknya minimal terdiri atas:

  1. Keuangan
    • Akuntansi Finansial
    • Secara fungsional modul akuntansi finansial berfungsi untuk mengumpulkan dan mengelola seluruh data finansial hingga mampu menyajikan laporan dari hasil relasi data dari beberapa departemen.

      Laporan yang disajikan tersebut dapat diarahkan untuk eksternal maupun internal. Sedangkan jenis-jenis laporan yang disajikan minimal harus memenuhi standar laporan keuangan yang biasa dibuat secara manual.

      Dari sisi integrasi sistem, modul akuntansi finansial memadukan modul-modul fungsional lainnya yang terdapat di dalam sistem ERP. Contohnya antara lain adalah modul POS (point of sale) saat memproses transaksi penjualan secara otomatis mengintegrasikan data tersebut dengan modul akuntansi finansial.

    • Kontrol
    • Modul kontrol ini berfungsi untuk mengelola data-data yang terkait dengan antara lain akuntansi laba biaya, cost center, manajemen proyek, dsb.

    • Fixed Asset Management
    • Dalam menjalankan operasionalnya setiap lembaga memiliki beban biaya yang dikeluarkan untuk investasi aktiva tetap, sewa dan gedung. Dalam modul ini mendukung pekerjaan pengadaan, pemeliharaan, penjualan/penghapusan, penarikan hingga depresiasi nilai aktiva.

  2. Logistik
  3. Modul logistik secara fungsional digunakan untuk memproses pengadaan, penjualan dan distribusi logistik yang digunakan oleh perusahaan.

  4. Sumber Daya Manusia
  5. Sumber daya manusia adalah asset terbesar perusahaan yang memerlukan pengelolaan yang baik dan terukur dari mulai perekrutan, penjadualan dan pemrosesan gaji.

    Pekerjaan-pekerjaan rutin bisnis yang terkait sumber daya manusia seperti pembayaran gaji, manajemen tugas, ongkos tugas luar kantor, bonus/kompensasi, perekrutan hingga perencanaan kebutuhan tenaga kerja dapat dikelola oleh modul sumber daya manusia.

  6. Business Process Support
  7. Setiap perusahaan selalu terkait dengan masalah manajemen arus kerja dan solusi industri. Kedua hal tersebut digunakan sebagai kendali atas setiap unit fungsi yang ada di dalam perusahaan.

  8. Rantai Pasokan (SCM = supply chain management)
  9. SCM sebenarnya adalah modul yang menjadi fokus yang mutakhir dalam pengembangan sistem ERP.

    Penerapan SCM yang baik dengan memanfaatkan Internet adalah solusi yang sangat efektif dalam penghematan biaya perusahaan.

    Proses perencanaan hingga optimalisasi penyimpanan dan penggunaan logistik sangat membantu dalam memperbaiki prediksi permintaan serta efisiensi bagi perusahaan.

  10. Dukungan E-Commerce
  11. Transaksi elektronik yang terintegrasi melalui media Internet adalah tren masa kini yang mendorong terjadinya proses bisnis komersial yang efektif.

    Dengan dukungan e-commerce yang baik maka produsen dapat langsung berhadapan dengan pengguna akhirnya yang berakibat pada pemotongan biaya yang cukup signifikan.

    Misalkan kepala gudang perusahaan A ingin mengadakan material produksi yang diproduksi oleh perusahaan B, perusahaan C dan perusahaan D. Kepala gudang perusahaan A tersebut kemudian login ke dalam situs web e-commerce perusahaan B, perusahaan C serta perusahaan D untuk memesan material yang diperlukan tersebut.

    Kepala gudang perusahaan A dapat memperoleh ketersediaan produk dan harga secara langsung dari masing-masing produsen tersebut.

    Hal tersebut tentunya dapat memotong anggaran yang cukup besar karena akan selalu memperoleh harga yang bersaing dengan jumlah dan mutu terbaik.

    Sumber : http://www.setiabudi.name/archives/389

Artikel lengkap dikompilasi oleh:
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management). e-mail ke : kana_ati@yahoo.com atau kanaidi@poltekpos.ac.id

Butuh Artikel/Jurnal Lainnya ?, click di :

Selasa, 11 Januari 2011

Beberapa Materi ERP/SAP

SAP (Systems, Applications, and Products in Data Processing)


SAP (Systems, Applications, and Products in Data Processing) merupakan salah satu pemimpin tingkat dunia untuk piranti lunak ERP (Enterprise Resource Planning). Sebagai perusahaan piranti lunak ke-tiga terbesar, SAP merupakan pemimpin pasar yang pertama kali mengintegrasikan fungsi-fungsi operasional yang ada di perusahaan dalam satu aplikasi piranti lunak.Bahkan terminologi ERP sendiri di temukan oleh SAP dan diadopsi oleh pesaingnya dan industri sendiri. SAP AG didirikan oleh lima mantan programmer IBM di Walldrof, Jerman pada tahun 1972. Pada saat itu, SAP AG mengeluarkan produk pertamanya yaitu SAP R/1 di tahun 1972, yang kemudian diikuti oleh SAP R/2 di tahun 1979, dan SAP R/3 pada tahun 1992. Di tahun 2003, SAP mengeluarkan produk terakhir dari SAP R/3 yang kenal sebagai mySAP ERP.


SAP University Partnership Program (UPP)

SAP UPP ini adalah untuk mempersiapkan sumber daya menjadi intelectual capital yang siap menjadi pemimpin yang mengerti proses terbaik dalam perusahaan. SAP percaya bahwa pencapaian misi ini didasarkan adanya Research dan Development yang kuat yang memastikan produk aplikasi SAP menggunakan “world best-practise”.
Filosofi dari SAP UPP adalah untuk menyediakan mahasiswa dengan keahlian dan pengetahuan aplikasi mySAP ERP sesuai dengan jurusan yang dipilih. Program ini didesain untuk meningkatkan nilai keahlian para lulusan universitas dengan memberikan kesempatan untuk mengekspos diri mereka terhadap solusi ERP terbaik. Oleh karena itu, program ini akan memberikan mereka kesempatan untuk menjadi yang terdepan dalam karir, terutama jika mereka memilih untuk berkarir di dunia ERP.

Bentuk Pembelajaran SAP UPP

Bertolak dari keinginan untuk memperlancar program kurikulum di perguruan tinggi, terutama dalam topik yang menyangkut ERP dan proses yang ada di perusahaan, SAP merekomendasikan perguruan tinggi untuk menggunakan SAP UPP ini sebagai bagian dari kurikulum yang telah ada. Selain dari pada itu, SAP juga memberikan pilihan kepada universitas untuk membangun bahan pelatihan sendiri berdasarkan kebutuhan masing-masing perguruan tinggi.

Pada dasarnya, SAP terbagi dalam modul-modul inti yang menggambarkan fungsi-fungsi di perusahaan. Berikut adalah modul-modul yang ditawarkan dalam SAP UPP adalah sebagai berikut:

Modul dasar:

SAP01 – SAP Overview

Modul khusus:

  1. AC010 – Business Processes in Financial Accounting
  2. AC040 – Business Processes in Management Accounting (Controlling)
  3. HR050 – Business Processes in Human Capital Management
  4. SCM500 – Business Processes in Procurement
  5. SCM600 – Business Processes in Sales Order Management
  6. SCM100 – Planning Overview
  7. SCM300 – Manufacturing Overview
  8. ADM100 – SAP Web AS Administration I
  9. BC400 – ABAP Workbench

Selengkapnya click di http://202.69.104.172/course/view.php?id=155